tvOne Newsticker
Sabtu, 13 Maret 2010

Kabar Nusantara

PLN Gratiskan Pemasangan Listrik Korban Gempa Jabar

Jumat, 11 September 2009 14:22 WIB

Bandung, (tvOne)

PLN menggratiskan pemasangan listrik baru bagi 5.600 pelanggan yang rumah atau KWH meternya rusak berat atau hancur akibat gempa bumi di Jawa Barat. "Mereka yang rumah dan jaringan listriknya hancur akan dibebaskan biaya pemasangan baru. Semua peralatan dan jaringan disiapkan oleh PLN," kata Deputi Manajer Komunikasi dan Humas PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten Adang Zarkasih di Bandung, Jumat.

Menurut Adang, jumlah pelanggan PLN yang rumahnya rusak berat sekitar 20.600 pelanggan, sedangkan yang hancur total sebanyak 5.600 pelanggan. Kecuali yang 5.600 pelanggan, sisa pelanggan yang rumahnya rusak berat dan ringan sudah diperbaiki. PLN mengerahkan sekitar 260-an petugas dalam melakukan normalisasi jaringan.

"Ditargetkan proses perbaikan akan tuntas bersamaan dengan penyelesaian rumah dalam tahap rekonstruksi dan rehabilitasi," kata Adang.

Sebagian besar rumah pelanggan PLN yang hancur itu terletak di Tasikmalaya, Garut dan Pangalengan Kabupaten Bandung. Adapun penyaluran listrik akan dilakukan setelah pemasangan tuntas. Pemasangan baru itu, kata dia masih menunggu perbaikan rumah penduduk dalam proses rekonstruksi mendatang.

Sementara itu, PLN juga memberikan keringanan pembayaran tagihan rekening listrik untuk Bulan September dan Oktober. Tagihan biaya tersebut dapat dicicil hingga Desember 2009. Menurut Adang, sudah ada kesepakatan, tidak ada denda atau pemutusan sambungan listrik bagi korban gempa bumi itu. "Bagi korban gempa, pembayaran rekening listrik diringankan, bisa dicicil hingga Desember 2009 mendatang," kata Adang.

Sementara itu gempa bumi berkekuatan 7,3 SR di Jawa Barat yang terjadi pada Rabu (2/9) lalu, mengakibatkan kerusakan sekitar 179 gardu di wilayah Priangan, Bandung dan Cianjur serta terkuburnya beberapa jaringan di Cianjur.

Peristiwa gempa tersebut mengakibatkan kerugian PT PLN sebesar Rp4,2 miliar. Namun saat ini sudah mulai normal kembali, kecuali 5.600 pelanggan yang KWH meternya mengalami kerusakan. "Pada H+3 pascagempa, jaringan di 104 penyulang (jaringan 20 KV) sudah normal kembali, tinggal ke rumah pelanggan yang rusak dan hancur," kata Adang menambahkan. (Ant)

ed
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar