Kabar Nusantara
PLN Gratiskan Pemasangan Listrik Rumah Korban Gempa
Jumat, 11 September 2009 20:25 WIB
Tasikmalaya, (tvOne)
PLN APJ Tasikmalaya yang meliputi wilayah Priangan Timur, Kota Banjar, Ciamis dan Tasikmalaya mengratiskan pemasangan listrik bagi rumah warga yang jaringannya terputus akibat guncangan gempa.
"Gratis, itu diberikan kepada rumahnya hancur terkena bencana gempa yang membuat jaringan listriknya rusak dan terputus," kata kepala Humas APJ PLN Tasikmalaya, Edi Ismail, kepada wartawan, Jumat.
Dikatakannya, kemudahan memberi pelayanan pemasangan jaringan listrik secara gratis merupakan kepedulian meringankan beban pelanggan PLN yang menjadi korban gempa Tasikmalaya.
Menurut Edi penggeratisan pemasangan listrik tersebut juga merupakan jaminan pelayanan PLN kepada pelanggan, sehingga diharapkan dapat kembali menikmati fasilitas listrik. "Mereka masih dalam kondisi kesulitan akibat dilanda gempa, sehingga kami berhak untuk memperbaikinya kembali," katanya.
Bantuan pemasangan listrik gratis tersebut diberi khusus kepada rumah warga yang mengalami kerusakan berat dan tercatat sebanyak 580 intalasi jaringan listrik rumah tangga yang tersebar di Ciamis, Banjar dan Tasikmalaya.
Dikatakannya, kerusakan jaringan listrik yang resmi didata APJ PLN Tasikmalaya yakni di kota Banjar sebanyak 210 rumah, Ciamis 117, Rajapolah 128, Karangnunggal 59, Pangandaran 23, Singaparna 31 dan Kota Tasikmalaya 12 rumah.
Sedangkan kerusakan jaringan listrik rumah tangga akibat gempa yakni masalah KWH dan MCB yang tidak bisa dipakai kembali, sehingga terpaksa perlu dilakukan penggantian yang baru.
Namun bantuan pemasangan gratis tersebut bukan menggratiskan pembayaran listrik sejak terjadinya gempa, kewajiban pembayaran rekening listrik tetap dilakukan pelanggan.
"Pembayaran listrik tetap harus dilakukan sebagai kewajiban pelanggan tapi pihak PLN memberikan toleransi kemudahan pembayaran dengan cara dicicil," katanya.
"Yang bulan ini (September) tetap dibayar, tapi itu juga boleh dicicil kalau nanti jaringan listrik sudah dipasang kembali," katanya.
Ditambahkannya, pemasangan jaringan listrik rumah tangga belum tentu dipastikan waktunya, namun dilakukan secepatnya seiring pembangunan kembali rumah warga yang rusak hingga layak ditempati. "Pemasangan setelah rumahnya kembali dibangun, jadi waktu pastinya belum bisa ditentukan," katanya.(ANT)
