Kabar Nusantara
Longsor, Perbaikan Jalan Palopo Butuh Dana Rp20 miliar
Selasa, 17 November 2009 04:52 WIB
Makassar, (tvOne)
Perbaikan jalan poros yang menghubungkan Kota Palopo-Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan (Sulsel), yang terputus akibat longsor, membutuhkan anggaran sekitar Rp20 miliar.
Ketua Komisi D DPRD Sulsel Amru Saher di Makassar, mengatakan, bencana longsor yang melanda Palopo (9/11) tidak hanya menewaskan 13 orang, tetapi juga memunculkan sekitar 200 titik longsor. "Hasil koordinasi Komisi D dengan bina marga diputuskan bahwa pembangunan kembali jalan rusak akibat longsor membutuhkan anggaran Rp20 miliar. Termasuk di 20 titik longsor yang rusak berat," katanya.
Kata dia, untuk memperbaiki titik longsor rusak berat yang ditaksir panjangnya mencapai 10 kilometer (km) membutuhkan dana besar karena jalanannya harus dipindahkan. Menurut dia, Komisi D telah menginstruksikan kepada bina marga agar menembuskan kembali akses jalan yang terputus dalam waktu dua pekan kedepan.
Dia juga mengatakan, bina marga membutuhkan waktu lima bulan untuk membangun kembali jalan yang hancur akibat longsor. Amru yang berasal dari daerah pemilihan (Palopo, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara) menyebutkan, anggaran rehabilitasi jalan sebagian bersumber dari dana pos tanggap darurat APBD Sulsel 2009.
Untuk membangun kembali Palopo pascalongsor, kata dia, harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak seperti dinas kehutanan. Rekan Amru di Fraksi PKS Syamsari Kitta mengemukakan, dana tanggap darurat pada anggaran tidak terduga APBD Sulsel masih ada sekitar Rp23 miliar yang belum digunakan. (Ant)
