tvOne Newsticker
Sabtu, 20 Maret 2010

Kabar Nusantara

Selasa, Kapal Trisula Angkut Keluarga Korban KM Dumai Express

Senin, 23 November 2009 23:56 WIB

Batam, (tvOne)

Selasa (23/11), Kapal Negara Trisula dijadwalkan pada diberangkatkan dari Pelabuhan Domestik Sekupang Batam menuju Tanjung Balai Karimun untuk mengangkut warga menengok anggota keluarga korban Kapal Motor Dumai Express 10 yang tenggelam pada Minggu pagi (22/11). "Trisula pasti berangkat pada pukul 07.00 WIB, sedangkan Dumai Express 12 akan tergantung cuaca dan kondisi di laut," kata Musliman, kepala Satuan Kerja Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Sekupang, di Pelabuhan Domestik Sekupang Batam, Kepulauan Riau, Senin malam (23/11).

Iptu M Saleh, Kepala Unit Patroli Polsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan Batam, Rempang dan Galang mengatakan, warga yang dapat berangkat hanya seorang dari setiap keluarga korban meninggal, selamat atau yang masih dalam pencarian. Petugas gerai Dumai Express di Batam pada malam itu mengirim pesan singkat elektronik kepada 24 orang supaya pada Selasa pukul 07.00 sudah berada di pelabuhan setelah pada Senin tidak diberangkatkan ke Tanjung Balai Karimun, meski mereka telah membeli tiket, akibat laut bergelombang tinggi.

Menurut Musliman dan Saleh, penumpang Trisula maupun Dumai Express tidak dipungut biaya transportasi. Namun mereka diharapkan membawa makanan dan minuman karena tidak disediakan dalam perjalanan, dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Rencana pemberangkatan warga untuk menengok yang selamat, mengurus yang meninggal maupun mencari tahu yang masih hilang diputuskan pada Senin sore dalam pertemuan lintas instansi yang tergabung dalam Posko Kecelakaan Laut KM Dumai Express 10 bersama warga terkait.

Musliman mengatakan, Trisula dan Dumai Express 12 akan mengangkut warga pulang-pergi Batam-Tanjung Balai Karimun atau berangkat pagi pulang sore.

KM Dumai Express 10 adalah kapal feri yang tenggelam di perairan Tukong Hiu, perairan Karimun pada Minggu (22/11) pagi. Hingga Senin malam, 255 orang telah dievakuasi dan selamat, sedang 27 orang meninggal dunia, dan 22 masih dinyatakan hilang. (Ant)

ai
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar