Kabar Nusantara
Idul Adha, Puncak Mudik Merak-Bakauheni Naik 10%
Rabu, 25 November 2009 10:41 WIB
Bakauheni, (tvOne)
Operator kapal penyeberangan Merak-Bakauheni, PT Indonesia Ferry (IF) memprediksi, kenaikan penumpang pada puncak arus mudik Idul Adha tahun ini akan meningkat 10 persen dibandingkan hari biasanya.
Pada saat arus mudik Idul Adha ini jumlah penumpang yang menggunakan jasa penyeberang dipelabuhan itu tidak akan membludak layaknya saat Idul Fitri, Menajer Operasional PT Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Zailis Anas di Bakauheni, Rabu.
Dia mengatakan, untuk melayani arus mudik kali ini pihaknya tidak akan mengalami kendala yang berarti karena jumlah penumpang yang menyebrang dari Pelabuhan Bakuheni menuju Pelabuhan Merak masih dapat dikondisikan dengan baik.
Dia menyebutkan, pada puncak arus mudik lebaran haji ini hanya sebanyak 3500 penumpang sedangkan saat biasa hanya 800 sampai 1000 orang penumpang. "Kami hanya melakukan persiapan seadanya untuk arus balik maupun arus mudik Idul Adha tahun ini," kata Zailis.
Dia mengatakan, kemungkinan kendala utama yang dihadapai ASDP yakni lebih lamanya jam kedatangan maupun keberangkatan kapal Fery karena kondisi perairan yang masih belum stabil yang diperkirakan hingga beberapa hari kedepan.
Selain perjalanan lebih lama, dengan kondisi itu pula kapal penumpang biasanya akan mengalami sedikit kesulitan saat sandar di dermaga kedua pelabuhan karena kencangnya hembusan angin dibarengi dengan arus bawah laut. "Kami harap tidak ada kendala apapun meskipun kondisi perairan kurang baik dan pelayanan penyeberangan dapat berjalan lancar," harap dia.
Dia menjelaskan saat ini peningkatan penumpang pada hari ini belum tampak segnifikan karena peningkatan penumpang biasanya terjadi di Bakauheni mulai setelah Idul Adha karena yang didominasi penumpang dari Pelabuhan Merak menuju bakauheni. "Pelabuhan Bakauheni saat ini masih hanya diramaikan oleh antrian kendaraan turuk angkutan barang yang sedang antri menyeberang karena diberlakukan skala prioritas truk sembako,"kata dia.
Kepala Administrator Pelabuhan Bakauheni, Rochadi, mengatakan pihak Adpel telah menyiapkan sebanyak 32 armada kapal roro untuk melayani arus mudik saat ini. Namun armada tersebut dioperasikan menyesuaikan kebutuhan jumlah penumpang yang akan menggunakan jasa penyeberangan di pelabuhan itu.
Sedangkan armada kapal cepat tidak dioperasikan sejak 16 November 2009 lalu karena kurang stabilnya kondisi perairan Selat Sunda, namun jika kondisi perairan mendukung pihak Adpel akan mengoperasikannya kembali untuk mendukung arus mudik dan balik Idul Adha Tahun 2009 ini. (Ant)
