Kabar Nusantara
DPRD Sahkan APBD Jambi Sebesar Rp 595 Miliar
Selasa, 29 Desember 2009 00:41 WIB
Jambi, (tvOne)
DPRD Kota Jambi akhirnya mengesahkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Jambi tahun 2010, dengan nilai Rp595 miliar. Sebelumnya, sidang paripurna DPRD digelar, Senin (28/12) untuk menetapkan anggaran APBD itu.
Pada rapat itu, beberapa fraksi DPRD Kota Jambi memberikan catatan dalam pengesahan APBD tersebut. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dibacakan Safrudin Dwi Aprianto, menyarankan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dapat melakukan efisiensi dan dalam pengelolaan APBD bisa tepat sasaran.
"Minimnya APBD Kota Jambi pada tahun 2010 harus diimbangi dengan peningkatan sektor pendapatan asli daerah (PAD). Kami minta wali kota sebagai pemegang tampuk pimpinan bisa mengawasi kinerja bawahannya," ujarnya.
Tidak hanya itu, Safrudin juga meminta agar instansi mulai dari dinas, kantor maupun badan bisa lebih aktif dalam mengejar anggaran pusat. Artinya, pengelolaan program yang ditugaskan pemerintah pusat bisa dikerjakan secara baik, tepat dan cepat. Hal itu akan berimbas pada pemberian alokasi dana pusat baik dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) bisa ditambah karena kinerja yang baik oleh pemerintah daerah.
"Untuk meningkatkan hal tersebut, Pemkot Jambi perlu melakukan koordinasi dengan pihak swasta. Khususnya dalam hal kontribusi dalam mendukung berbagai kegiatan sosial, seperti penanggulangan kemiskinan, pengangguran, dan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)," tuturnya.
Tidak hanya itu, wali kota juga dituntut membuat inovasi program di beberapa instansi daerah yang memiliki korelasi dengan prioritas pembangunan dan upaya mewujudkan visi Kota Jambi BERNAS 2013. Sehingga, program tersebut menjadi lebih fokus dan terukur.
Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Partai Hanura justru menyoroti ketidakhadiran Sekda Kota Jambi, Kailani selaku ketua tim anggaran Pemkot Jambi pada tiap pembahasan APBD sebelumnya. Menurut kedua fraksi ini, peranan Sekda sangat penting dalam pembahasan APBD Kota Jambi. Namun, dalam pembahasan APBD tidak sekali pun Sekda hadir untuk membahas APBD bersama anggota badan anggaran (Banggar) DPRD Kota Jambi.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Jambi, R. Bambang Priyanto mengatakan, masukan dari DPRD akan menjadi bahan evaluasi bagi dirinya menjalankan dan mengelola anggaran tahun 2010 mendatang. "Ini akan menjadi bahan positif bagi saya tahun 2010 nanti. Soal ketidakhadiran sekda dalam pembahasan APBD itu tidak ada kesengajaan. Yang bersangkutan mungkin sedang sibuk tugas lainnya. Apalagi masih banyak staf yang berkompeten mewakilinya," ujar Bambang. (Ant)
